Tag Archives: #Autumn

Menyusuri pusat kota Leeds

Hi, it’s been a while…

Setelah memasuki empat minggu masa perkuliahan ternyata waktu yang tersisa untuk mengumpulkan niat dan menulis tidak sebanyak sebelumnya.

Kalau kemarin udah ngomongin soalnya Leeds University Union, sekarang mari melangkah ke luar dari gedung kampus. Melongok ke jalan raya dan menikmati Leeds dari sudut pandang yang berbeda.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.02

Hyde Park, Leeds

Selain kuliah biasanya keseharian diisi oleh jalan-jalan keliling city centre. Di sini biasa disebut city centre, pusat kota yang menjadi titik tengah aktivitas utama hiburan di Leeds berlangsung.

Mulai dari belanja sayur dan buah, fashion item, stasiun kereta dan halte bus utama hingga club dan bar pun tersedia. Bagi yang biasa tinggal di Jakarta mungkin Leeds nyaris nggak ada istimewanya sebagai tempat hiburan. Ya gimana nggak, di sini kalau Minggu – Kamis mayoritas shopping centre di Leeds udah tutup. Kerasa ramainya cuma Jumat-Sabtu yang mana mall  buka sampai jam 8 pm dan sepanjang jalan ramai anak muda yang sedang bar hopping.

Lantas, Leeds jadi nggak menarik? Nggak juga sih. Setelah tinggal di Jakarta yang sumpek, kadang jalan-jalan sore sendirian di Leeds menyusuri pusat kotanya cukup menenangkan. Suasana baru, kepadatan yang berbeda, minimnya bau polusi dan sejuknya udara di bulan Oktober adalah perpaduan yang pas.

Apa yang biasanya dilakukan mahasiswa di Leeds selain di kampus? Jawabannya tergantung sih, cuma yang paling sering gue lakukan adalah groceries shopping. Nggak ada alasan tertentu sih, tapi dengan menyusuri lorong-lorong supermarket secara nggak langsung itu menyenangkan dan cara melepas penat yang manjur.

 

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.04 (1)

Leeds Kirkgate Market

Banyak pilihan groceries shopping di Leeds yang bisa menyebabkan “kecanduan”. Sebut saja morrisons, ASDA, ALDI, atau Sainsbury’s dan TESCO. Kalau memang nggak bisa jauh dari cita rasa tanah air ya wajib mampir ke Sing Kee atau Hang Sing Hong, chinese store yang menjual mulai dari kangkung sampai ikan teri. Atau kalau memang pengen sekalian main ke pasar ya wajib mampir ke Kirkgate Market.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.05

Leeds Kirkgate Market

(Nanti untuk beberapa tempat akan gue buat tulisan sendiri kali ya, mengingat banyaknya yang harus diceritakan dari tempat-tempat itu hehehe. Biar ada bahan tulisan yang mendorong nulis terus juga, jadi biar berasa ditagih-tagih sama diri sendiri).

Selain itu kadang di Jumat malam juga keluar nyobain bar atau club yang ada di tengah kota. Mengintip kegiatan anak muda di sudut barat wilayah Yorkshire ini. Mencoba beragam makanan dari mancanegara seperti hummus-nya Lebanon, felafel-nya Timur Tengah, thai foodpho-nya Vietnam, baklava-nya Turki, sapo tahu-nya China, atau yang pasti Fish & Chips yang merupakan makanan asliny Britania.

Sisanya ngapain? Jalan sih keliling kota-kota di West Yorkshire sekitar Leeds. Untuk itu gue udah pernah mampir ke Otley dan Castleford. Biasanya bisa ditempuh dengan bus sekitar 20-45 menit kok, jadi kalau lagi nggak ada kegiatan di dalam kota, bisa melirik kota-kota lainnya yang jaraknya deket dan transportasinya masih terjangkau di kantong.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.08 (1)

Leeds City Square

Di sini nggak susah untuk jalan-jalan dan nggak perlu bingung mau menggunakan transportasi apa karena google maps udah lebih dari cukup untuk membimbing kita ke jalan yang benar.

Kalau main ke Leeds atau berencana tinggal di sini perlu diingat Leeds itu semacam kota party karena setiap malam pasti ada acara di club atau bar dengan tiket masuk yang sangat terjangkau atau bahkan nggak jarang free. Kalau demen party dan bar hopping, Leeds udah pasti harus jadi salah satu destinasi.

Bagi yang suka ketenangan, Leeds juga juaranya. Jarang terjadi keramaian yang besar, kalaupun ada hanya berpusat di city centre. Sementara wilayah-wilayah lainnya yang memang khusus untuk hunian hanya diisi oleh beberapa cafe dan bar kecil. Cenderungnya sangat tenang.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.08

St. John’s Centre

Di Leeds semua terbagi dengan jelas, mana wilayah untuk mencari keramaian, bagian mana yang pas buat bersantai cuma dengan duduk anteng di taman, jalan kaki di tengah sejuknya angin atau makan gelato sambil mengamati jalanan sekitar.

Sepanjang September-November, Leeds itu biasanya memasuki musim gugur atau autumn. Gimana autumn? Kalau ditanya ke gue, jawabannya luar biasa buat jatuh cinta. Pernah nggak sih berharap Jakarta ademan, mendung gloomy, berangin sejuk tapi nggak ujan dan nggak bermatahari yang terik sampai buat keringetan mengguyur? Nah kalau pernah menyelipkan harapan seperti gue, maka autumn adalah jawaban dari semua harapan dan mimpi itu.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.06

Leeds Queen’s Arcade

Terkadang hujan terjadi memang tapi ya hujan biasa aja. Rintik yang kadang bisa buat basah juga tapi nggak pernah dengan intensitas yang tinggi. Suhu udara selama ini sih hanya berkisar di 9 – 21 derajat. Bahkan setelah nyaris dua bulan di sini, gue bisa sampai di tahap 17 derajat ke atas merasakan gerah dan berani pake kaos doang jalan-jalan.

Tapi, kalau ngomongin soal angin, Leeds juaranya sih. Berkali-kali gue sulit jalan atau malah terdorong karena tekanan angin yang terlampau keras. Kalau udah gitu mending anteng aja di dalam ruangan atau nanti riskan masuk angin atau mampet flu yang nanggung gitu.

Oh, jangan berharap pada transportasi yang beragam macam di Leeds. Transportasi yang bisa dipilih di sini hanya bus untuk harga tiket harian 4,20 poundsterling seharian ke mana aja di dalam kota Leeds, atau 2,30 poundsterling untuk tiket sekali jalan atau 1 poundsterling untuk mahasiswa sekali jalan dengan menunjukkan student card.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.04

Leeds Victoria Arcade Shopping Centre

Selain itu di sini juga ada uber mobil dan amber car kok (salah satu brand taksi online di Leeds, tapi pilihan taksi di sini cukup banyak). Harganya juga kalau lagi bareng-bareng nggak mahal kok karena memang jarak di Leeds nggak terlalu jauh-jauh banget juga.

Apa yang biasanya gue gunakan? Kalau ke kampus bahkan ke city centre biasanya gue jalan kaki hehehe. Lebih hemat dan udaranya itu buat nagih. Gue nggak mau menyia-nyiakan autumn yang sedang berlangsung dan tak mungkin terulang lagi ini. Mengingat masa indah gue di Leeds hanya untuk setahun, maka selagi bisa jalan gue akan pergunakan untuk jalan.

Jauh nggak? Ya lumayan lah. Pertama kali ke Leeds dan jalan kaki rasanya mau nyerah aja. Karena Leeds itu hilly. Semua jalannya itu berbukit dan menanjak naik turun. Tapi lama-lama nanti juga biasa kok. Gue jalan dari rumah ke kampus tiap harinya sekitar 20-25 menit, kalau dari rumah ke city centre itu sekitar 35-45 menit (untuk setiap kali jalannya ya bukan pp), tapi karena nggak ada polusi dan udara dingin itu sih jadi ya enak aja jalan selama itu.

Satu yang juga nggak kalah penting, kalau yang ke toilet sebaiknya setiap ketemu toilet langsung dimanfaatkan. Karena di Leeds agak susah mencari toilet di tempat umum. Bahkan di shopping centre nya yang besar-besar pun hanya ditemukan satu – dua toilet. Lebih baik siaga daripada pas kebelet bingung harus ke mana. Ya, kalau mepet banget langsung cari McD terdekat ya.

Gimana rasanya nyaris dua bulan ini? Jawabannya satu, Leeds itu menyenangkan dan autumn membuat semuanya terasa lebih indah.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.03

Leeds Trinity Centre

Penting nih, Leeds itu murah kok. Inflasi UK yang memang nggak setinggi Indonesia juga salah satu alasannya sih. Terakhir dari data Office for National Statistics UK yang rilis Kamis (17/10), inflasi Inggris September 2017 menyentuh level tertingginya dalam lebih dari 5 tahun terakhir yakni 3,0% atau naik dari September 2016 yang hanya 2,9%.

Kembali ke pembicaraan awal, di sini makan fish and chips lengkap porsi gede masih bisa di bawah 5 poundsterling sementara kalau di London paling murah itu kisaran 8 poundsterling. Kalau sewa rumah per kamarnya per orang masih banyak banget yang di kisaran 350 – 550 poundsterling per bulannya sementara di London paling murah itu kisaran 700 poundsterling. Kebayang kan perbandingannya?

Jadi, di sini biaya hidup sebulan yang standar dengan tingkat jajan sehari 5-10 poundsterling dengan shopping fashion item sekali-kali, plus langganan bus dan sewa rumah masih bisa di kisaran 750 – 1000 poundsterling. Itu gaya hidupnya udah bisa oke banget kok, tanpa kekurangan sama sekali.

Cuma kalau memang pecinta keramaian yang super sih Leeds harus dipertimbangkan. Takutnya malah jadi bosen. Karena kadang kalau lagi musim libur jangan heran kalau mendadak kotanya bakal sangat sepi dan nyaris tak berpenghuni.

Selain itu, Leeds udah tepat untuk jadi pilihan kalau mau kuliah di Inggris kok. – NDN

WhatsApp Image 2017-10-18 at 15.13.09

Leeds City Centre

Advertisements