Masjid di Sudut Bandara Ataturk

31 Agustus 2017,

Masih kisah tentang transit di Ataturk International Airport, Istanbul, Turki. Sampai di bandara sekitar pukul 4.30 subuh, setelah mendapat tempat menunggu, kami memutuskan untuk melaksanakan sholat subuh.

Mencari prayer room atau yang di Turki disebut Mescit di Ataturk tidak lah sulit. Di sepanjang papan pengumuman tertulis arah menuju Masjid.

Di areal masjid ditemukan 3 ruangan berbeda yang bisa digunakan untuk menunaikan semua kewajiban sebelum sholat. Jangan lupa ikuti arah petunjuk untuk perempuan atau tertulis Bayan dalam bahasa Turki dan Women dalam bahasa Inggris. Tidak perlu khawatir karena ini bandara internasional, semua informasi disertakan simbol dan bahasa Inggris untuk memudahkan para turis.

Pertama area toilet yang berdiri persis di sebelah ruang wudhu. Terdiri dari 3 toilet cukup bersih namun sebagai catatan, layaknya negara Eropa lainnya, jangan harap untuk menemukan keran atau air. Jadi sebaiknya sedia tisu basah bagi yang tidak biasa membasuh tanpa air.

 

WhatsApp Image 2017-09-07 at 11.14.10

Pintu masuk area wudhu di Ataturk

Memasuki ruang wudhu, pemandangannya sedikit berbeda dengan di Indonesia. Ada bangku-bangku keramik yang berjejer rapi di depan setiap kran air. Sehingga di Turki biasanya mereka duduk sembari wudhu. Agak sedikit kikuk saat pertama kali mencoba, namun ternyata enak juga hahahaa.

WhatsApp Image 2017-09-07 at 11.14.08

Tempat wudhu lengkap dengan kursi dan sabun cuci tangan

Area wudhu pun sangat bersih. Dibelakang tempat duduk berdiri sebuah rak untuk menaruh tas, sepatu, jaket dan barang-barang yang kita miliki. Selain juga mereka menyediakan sabun cuci tangan di samping kran, sehingga kita bisa bebersih dulu sebelum mengambil wudhu.

WhatsApp Image 2017-09-07 at 11.14.08 (1)

Rak sepatu dan barang-barang di tempat wudhu

Memasuki area masjid khusus wanita, maka akan disambut ruangan tidak terlalu besar yang dingin karena AC dan dilengkapi sajadah di seluruh ruangan. Namun berbeda dengan masjid atau musholla di Indonesia, sedikit sulit untuk menemukan mukena yang dipinjamkan masjid. Jadi ada baiknya membawa mukena sendiri.

WhatsApp Image 2017-09-07 at 11.14.09

Pintu masuk area masjid khusus perempuan di Ataturk

Dari apa yang aku perhatikan banyak warga muslim di Eropa sholat tanpa mengenakan mukena. Tidak ada yang salah dengan itu, semua kembali pada kepercayaan dan ajaran masing-masing, namun karena kita di Indonesia terbiasa dengan mukena, ada baiknya membawa mukena sendiri agar lebih nyaman.

Di sisi area masjid pun disediakan rak sepatu sebelah kanan pintu masuk. Sedangkan untuk koper dan ransel kabin bisa dibawa masuk ke area masjid. Namun sebaiknya diletakkan di area yang terjangkau mata.

Bagi yang sedang bepergian dan transit di Turki pasti tidak akan mengalami kendala untuk melaksanakan sholat. Fasilitas di sini sangat membantu dan memudahkan kita melakukan kewajiban sebagai seorang muslim. – ND

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s